Aneka
kegiatan bermain bisa membuat anak asyik sekaligus merangsang perkembangannya.
Alat permainan yang digunakan oleh anak hendaknya sesuai dengan kebutuhan anak,
begitu pula jenis kegiatan bermain sesuai dengan usia perkembangan anak.
Berbagai
jenis kegiatan bermain anak adalah sebagai berikut:
Bermain
Aktif
Dalam
kegiatan bermain aktif, anak melakukan aktivitas gerakan yang melibatkan
seluruh indera dan anggota tubuhnya. Diantara jenis kegiatan bermain aktif
adalah :
1.
Tactile Play
Merupakan kegiatan
bermain yang meningkatkan keterampilan jari jemari anak serta membantu anak
memahami dunia sekitarnya melalui alat perabaan dan penglihatnnya.
2.
Functional Play
Bermain
Fungsional/Functional Play adalah kegiatan bermain yang melibatkan panca indera
dan kemampuan gerakan motorik dalam rangka mengembangkan aspek motorik anak.
(Charlotte Buhler)
3.
Constructive Play
Permainan yang
mengutamakan anak untukmembangun atau membentuk bangunan dengan media balok,
lego dansebagainya
4.
Creative Play
Permainan yang
memungkinkan anak menciptakan berbagai kreasi dari imajinasinya sendiri.
5.
Symbolic /Dramatic Play
Permainan dimana anak
memegang sustu peran tertentu.
6.
Play Games
Permainan yang
dilakukan menurut aturan tertentu dan bersifat kompetisi/ persaingan.
Bermain
Pasif
Kegiatan
bermain pasif tidakmelibatkan banyak gerakan tubuh anak, tetapihanya melibatkan
sebagian indera saja terutama pendengaran dan penglihatan.Kegiatan bermain
pasif diantaranya adalah :
1.
Receptive Play
Permainan dimana anak
menerima kesan-kesan yang membuat jiwanya sendirimenjadi aktif (bukan fisik
yang aktif) melalui mendengarkan dan memahami apa yang dia dengar
dan ia lihat.
0 Response to "Tipe dan Jenis Kegiatan Bermain Anak Usia Dini"
Post a Comment