Metode
merupakan seperangkat cara, jalan dan tehnik yang digunakan oleh pendidik dalam
proses pembelajaran agar peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran atau
menguasai kompetensi tertentu yang di rumuskan dalam silabi mata pelajaran.
Metode-metode
Pendidikan Islam, yaitu:
1. Metode Ceramah
Metode ceramah yaitu
suatu metode yang dilakukan dengan cara penyampaian bahan secara lisan oleh
guru di muka kelas. Peran seorang murid disini sebagai penerima pesan,
mendengar memperhatikan, dan mencatat keterangan-keterangan guru. Metode ini
layak dipakai guru bila pesan yang disampaikan berupa informasi, jumlah siswa
terlalu banyak, dan guru adalah seorang pembicara yang baik.
2. Metode Tanya Jawab
Metode Tanya Jawab
yaitu metode penyampaian pelajaran dengan cara guru mengajukan pertanyaan dan
murid menjawab atau penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus
dijawab, terutama dari guru kepada murid atau dapat juga dari murid kepada
guru.
Sikap guru dalam
menerima jawaban dari anak didik adalah jangan mematahkan semangat serta jangan
terlalau menonjolkan kesalahan murid yangdapat mengurangi harga dirinya didepan
yang lain. mempunyai fungsi sebgai tolak ukur utuk mengetahui tingkat pemahaman
siswa serta untuk memberikan latihan dan kesempatan kepada siswa untuk bertanya
terhadap materi yang belum dikuasai.
3. Metode Diskusi
Metode Diskusi yaitu
metode suatu proses yang melibatkan dua individu atau lebih, berinteraksi
secara verbal dan saling berhadapan, saling tukar informasi, saling
mempertahankan pendapat dan memecahkan sebuah masalah tertentu.
Kelebihan metode ini
situasi kelas akan hidup karena anak-anak aktif berfikir dan menyampaikan buah
fikiran, melatih agar anak berani mengungkapkan pendapatnya dengan lisan,
timbulnya perbedaan pendapat diantara anak didik akan menghangatkan proses
diskusi dengan lisan secara teratur, mendorong murid lebih aktif dan
sungguh-sungguh, merangsang siswa untuk melatih dan mengembangkan daya fikir,
mengembangkan keberanian dan keterampilan siswa dalam menjawab dan mengemukakan
pendapat.
Dalam metode ini
pertanyaan yang diajukan mengandung suatu masalah dan tidak bisa diselesaikan
hanya dengan satu jawaban saja. Jawaban yang terdiri dari berbagai kemungkinan,
memerlukan pemikiran yang saling menunjang dari peserta diskusi, untuk sampai
pada jawaban akhir yang disetujui sebagai jawaban yang paling benar atau
terbaik.
4. Metode Pemberian Tugas
Metode Pemberian
Tugas yaitu metode cara mengajar dimana seorang guru memberikan tugas-tugas
tertentu kepada murid-murid, sedangkan hasil tersebut diperiksa oleh guru dan
murid harus mempertanggung jawabkannya. Tugas yang diberikan oleh guru bisa
berbentuk memperbaiki, memperdalam, mengecek, mencari informasi, atau menghafal
pelajaran.
Murid-murid
berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif,
bertanggung jawab, dan berdiri sendiri. Baik sekali untuk mengisi waktu luang
dengan masalah-maslah yang konstruktif dan membiasakan anak untuk giat belajar.
5. Metode Eksperimen
Metode Eksperimen
yaitu metode cara mengajar dengan menyuruh murid melakukan suatu percobaan, dan setiap proses dan hasil
percobaan itu diamati oleh setiap murid, sedangkan guru memperhatikan yang
dilakukan oleh murid sambil memberikan arahan. Metode percobaan yang biasanya
dilakukan dalam mata pelajaran tertentu dan praktek pengajaran yang melibatkan
anak didik pada pekerjan akademis, pelatihan dan pemecahan masalah.
6. Metode Pemberian Hukuman
Metode Pemberian
Hukuman yaitu metode yang dilakukan dengan memberikan hukuman kepada peserta
didik. Hukuman merupakan metode paling buruk dari metode yang lainnya, tetapi
dalam kondisi tertentu harus digunakan.
Hal-hal yang perlu
diperhatikan dalam metode ini adalah: hukuman adalah metode kuratif artinya
tujuan hukuman untuk memperbaiki peserta didik dan bukan untuk balas dendam,
hukuman baru digunakan apabila metode yang lainnya tidak berhasil, sebelum
dijatuhi hukuman peserta didik hendaknya diberi kesempatan untuk memperbaiki
dirinya, hukuman yang dijatuhkan kepada peserta didik, hendaknya dapat
dimengerti oleh peserta didik, sehingga ia sadar akan kesalahannya. Metode ini
adalah jalan terakhir dalam proses pendidikan.
7. Metode Kerja Kelompok
Istilah kerja
kelompok mengandung arti bahwa siswa-siswa dalam suatu kelas dibagi kedalam
beberapa kelompok besar maupun kecil yang didasarkan atas prinsip untuk
mencapai tujuan bersama. Langkah-langkah yang harus ditempuh dalm pelaksanaan
metode kerja kelompok, yaitu:
a)
menentukan
kelompok;
b)
pemberian
tugas-tugas kepada kelompok;
c)
pengerjaan
tugas pada masing-masing kelompok, dan
d)
penilaian.
Kelebihan : melatih
dan menumbuhkan rasa kebersamaan dan toleransi, adanya kerjasama yang saling
menguntungkan antara individu dalam kelompok, menumbuhkan rasa ingin maju dan
persaingan yang sehat.
Kelemahan :
memerlukan persiapan yang agak rumit, harus diawasi guru dengan ketat agar
tidak timbul persaingan ynag tidak sehat, sifat dan kemampuan individu akan
terabaikan, jika juga tidak dibatasi waktu tertentu, maka akan cenderung
terabaikan.
0 Response to "Macam-Macam Metode Pendidikan Islam Lengkap"
Post a Comment